Blogger news

Blogroll

Welcome to Adil's Blog

Archives

Blogger templates


ShoutMix chat widget
v

Total Tayangan Halaman

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
saya hanyalah sorang pelajar yang menyukai anime

Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label TIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIK. Tampilkan semua postingan

Alasan PS3 Dipilih Gamer

Jumat, 02 Desember 2011

   Dilihat dari fungsinya, Playstation 3 (PS3) besutan Sony memang tidak hanya dapat digunakan sebagai konsol game saja. Dengan fitur yang ada, PS3 dapat berfungsi lebih luas.
 
Beberapa teknologi baru yang dihadirkan Sony pada perangkatnya ini, mulai dari prosesor yang bertenaga hingga kapabilitas memutar video beresolusi tinggi menggunakan kepingan Blu-Ray pada konsol ini.
Pada kenyataannya, banyak faktor lain yang menjadi pertimbangan para gamer untuk memilih konsol yang satu ini. Jika dilihat dari hasil survei yang dilakukan Nielsen terhadap 700 pengguna PS3, menyebutkan sedikitnya ada 10 alasan lain yang membuat gamer kepincut dengan piranti besutan Sony ini, antara lain:
1. Kapabilitas penggunaan Blu-Ray
2. Jumlah game yang tersedia di pasaran
3. Ingin memainkan game melalui Playstation Network
4. Penurunan harga yang dianggap bersahabat
5. Ingin menggantikan PS2 yang dimilikinya
6. Bisa bermain bersama teman
7. Kababilitas untuk bermain Online
8. Beragam fitur multimedia yang ada
9. Menawarkan bundling dengan HDTV
10. Karena ingin memainkan game tertentu yang hanya ada di PS3
Dari hasil data di atas, ternyata faktor kapabilitas Blu-Ray di PS3 merupakan alasan utama yang membuat gamer memilih PS3. Selain itu, game God of War 3 juga disebut-sebut sebagai salah satu penyebab meningkatnya angka penjualan PS3 di seluruh dunia.
Leer Completo...

Android: Custom AlertDialog

Dalam visual programming, Alert merupakan suatu komponen dasar, dimana aplikasi bisa berinteraksi dengan pengguna untuk menyampaikan informasi atau peringatan kepada pengguna mengenai proses yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, di setiap bahasa pemrograman yang menyediakan visual programming, biasanya menyediakan komponen Alert.
Melalui artikel ini, saya ingin menjelaskan secara singkat mengenai Alert pada Android. Komponen Alert yang dapat digunakan di Android adalah kelas AlertDialog.
Coba simak kode program berikut:
package com.secangkirkopipanas.research.android;

import android.app.Activity;
import android.app.AlertDialog;
import android.content.DialogInterface;
import android.os.Bundle;

public class AndroidAlertDialog extends Activity {

 /** Called when the activity is first created. */
 @Override
 public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);

  AlertDialog alertDialog = new AlertDialog.Builder(this).create();
  alertDialog.setTitle("Reset...");
  alertDialog.setMessage("Are you sure?");
  alertDialog.setButton("OK", new DialogInterface.OnClickListener() {
   public void onClick(DialogInterface dialog, int which) {

    // here you can add functions

   }
  });
  alertDialog.setIcon(R.drawable.icon);
  alertDialog.show();
 }

}
Alert on Android

Simpan dan jalankan kode program di atas. Anda akan menemukan tampilan seperti gamber di samping.
Kode program di atas bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan Anda. Bahkan Anda dimungkinkan untuk membuat komponen Alert sendiri, yaitu dengan membuat kelas turunan dari AlertDialog.
Selamat mencoba.
Leer Completo...

Perkembangan Teknologi di Indonesia Menjadi Target Intel


   Penyerapan teknologi di beberapa negara saat ini merupakan salah satu kepentingan pelaku industri teknologi terbesar dunia, Intel Corporation. Indonesia terdaftar dalam nama beberapa negara yang menjadi target perusahaan produsen prosesor terbesar.
Seperti dikutip dari detikINET, Public Relation Manager Intel Corporation, Nick Knupffer mengungkapkan bahwa teknologi di Indonesia tumbuh dengan cepat.
Pernyataan tersebut dinilai cukup beralasan, dikarenakan berdasarkan data terakhir yang dirilis oleh IDC menyebutkan pada kuartal I tahun 2010 Indonesia bisa menjadi pasar notebook terbesar kedua setelah Cina. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sebesar 139%.
Tentu saja keseriusan Intel untuk mendorong pemerataan distribusi teknologi ini dicapai dengan kerjasama baik dengan pemerintah negara ataupun komunitas digital.
Nick menggambarkan beberapa kerjasama yang bisa direalisasikan dengan pemerintah adalah dengan menggaet Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk menciptakan roadmap di bidang teknologi informasi. “Hasilnya diserahkan kepada pemerintah Indonesia,” katanya.
Bahkan Intel juga ikut terjun dalam pengembangan teknologi WiMax di Indonesia. Teknologi ini dipandang sebagai teknologi yang ideal bagi Indonesia yang memiliki banyak pulau. “Sangat cocok bagi Indonesia. Teknologi ini menghilangkan batasan-batasan wilayah,” tambahnya.
Leer Completo...

Tips Menaikkan Google PageRank

   Mungkin Anda pernah membaca artikel Tips ‘Bikin’ SEO Jadi Mudah sebelumnya? Pada artikel tersebut dijelaskan cara-cara yang bisa ditempuh untuk membuat SEO menjadi mudah.
  Google PageRank
Nah, pada artikel kali ini, saya akan mencoba memaparkan beberapa cara yang dibutuhkan untuk bisa menaikkan Google pagerank. Memang banyak sekali cara yang bisa ditempuh, tetapi saya tidak akan menjelaskan semuanya. Saya akan menjelaskan 5 diantaranya.
Pagerank memang merupakan topik penting dalam Internet Marketing, dan topik ini yang selalu hangat diperbincangkan di komunitas-komunitas terkait dengan Search Engine Optimization (SEO). Pastinya Anda sudah tidak sabar lagi untuk mengetahui langkah-langkah menaikkan Google pagerank. Mari kita simak beberapa tips berikut:
1. Ramaikanlah forum yang sesuai dengan topik situs Anda
Forum adalah cara tepat untuk memberikan backlink ke website Anda. Pada kebanyakan forum memperbolehkan Anda menempatkan signature dan Anda dapat menyisipkan link situs Anda disini.
2. Submit URL situs Anda ke mesin pencari direktori
Mesin pencari direktori merupakan cara yang baik untuk mendapatkan link gratis ke website Anda. Banyak sekali pilihan untuk mesin pencari populer seperti Google, Yahoo, MSN, dll.
3. Menggunakan iklan (atau buletin)
Memasang iklan untuk mempromosikan situs Anda bisa jadi merupakan langkah yang paling bermanfaat yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan keberadaan situs Anda. Bila Anda mempromosikan iklan Anda terutama di beberapa situs yang sering diakses, maka bukan tidak mungkin Anda akan bisa menarik pengunjung datang ke situs Anda, dan buatlah iklan semenarik mungkin.
4. Membuat dan mempublikasikan artikel
Anda dapat memasukkan signature Anda dalam artikel Anda. Cara ini tentunya akan membawa lebih banyak trafik dari artikel submisi direktori.
5. Link dari blog yang mempunyai topik sama
Tidak mudah untuk mendapatkan link dari relevan blog. Tetapi untuk menemukan situs-situs yang terkait, yang perlu Anda lakukan adalah pergi ke sebuah mesin pencari seperti Google  dan ketikan subjek yang kita cari yang berhubungan dengan situs kita.
Nah, sekarang Anda sudah mengetahui tips-tips yang dibutuhkan untuk bisa menaikkan Google pagerank. Sekarang tinggal Anda mau melakukannya atau tidak. Selamat mencoba dan jangan menyerah!
Leer Completo...

Google Translate API untuk Aplikasi Java


   API ini memang bukan officialy dari Google, tetapi merupakan API open source yang dikembangkan oleh Richard Midwinter dan dihosting di google code. API yang dikembangkan menggunakan Java ini sangat sederhana.
Anda bisa menggunakan API ini untuk mengembangkan aplikasi translator (penerjemah) tanpa perlu susah payah menerjemahkan tiap kata atau kalimat. Tentunya pekerjaan penterjemah diserahkan kepada Google Translate. Untuk menggunakan API ini, Anda bisa mengunduhnya disini.
Berikut contoh kode program sederhana sebagai panduan Anda membuat aplikasi berbasis API ini.
package com.secangkirkopipanas.research.google.translate;

import com.google.api.translate.Language;
import com.google.api.translate.Translate;

public class GoogleTranslateExample {

 public static void main(String[] args) throws Exception {

  // Set the HTTP referrer to your website address.
  Translate.setHttpReferrer("http://secangkirkopipanas.com");

  String translatedText = Translate.execute("Bagaimana kabar Anda?", Language.INDONESIAN,
    Language.ENGLISH);

  System.out.println(translatedText);
 }
}
Setelah itu, simpan dan jalankan aplikasi yang baru saja Anda buat. Anda akan mendapatkan ouput dari aplikasi tersebut berupa kalimat: How are you?
Pada contoh kode program di atas, Anda hanya menggunakan 2 kelas, yaitu Translate dan Language.
a) Language Enumeration: Enumeration ini berisi seluruh daftar bahasa yang didukung oleh Google Translate sampai saat ini dan dapat membantu Anda dalam memilih bahasa asal dan bahasa tujuan.
b) Translate Class: Kelas ini yang benar-benar bekerja sebagai translator. Kelas ini akan menggunakan AJAX Google API for Language untuk menerjemahkan bahasa satu ke bahasa lain.
Leer Completo...

5 Aplikasi Android Untuk Web Developer

Jika Anda sebagai web developer, terkadang Anda butuh untuk melakukan tes pada aplikasi yang dibuat, memperbaiki error, atau mengelola file secara remote pada saat Anda tidak berhadapan dengan komputer. Dengan menggunakan mobile device berbasis Android, Anda bisa melakukan tugas-tugas tersebut hanya dengan mobile device Anda.
Mungkin Anda pernah menggunakan beberapa extension dari Google Chrome, atau add-on dari Mozilla Firefox untuk memudahkan pekerjaan Anda. Nah, dengan kehadiran Android semakin melengkapi sistem bantu untuk Anda bekerja.
Berikut aplikasi yang dibutuhkan oleh web developer:

1. HTMLeditor
HTMLeditor
HTMLeditor
Aplikasi ini digunakan untuk membuat dan mengubah file HTML yang dikerjakan. HTMLEditor sangat sederhana, aplikasi yang ringan untuk membuat kode HTML, Javascript, dan CSS. Kode yang sudah dibuat bisa disimpan di SD card Anda, dan melihat pratinjau di mobile browser.

2. AndFTP
ANDftp
ANDftp
AndFTP merupakan aplikasi berbasis Android yang digunakan untuk FTP client. Aplikasi yang mendukung koneksi FTP, SFTP, dan FTPS selain sangat tangguh dan gratis, juga dapet bekerja dengan cepat pada jaringan 3G.

3. View Web Source
View Web Source
View Web Source
Aplikasi yang satu ini memungkinkan Anda sebagai web developer mengintip kode sumber dari sebuah web yang berupa HTML. Kode sumber tersebut akan ditampilkan menggunakan text editor dan bisa dimodifikasi. Selain itu juga bisa dikirimkan ke alamat email.
4. Magic Color Picker

MagicColorPicker
MagicColorPicker
Memang susah sekali bisa menghafal kode warna. Nah, dengan aplikasi ini Anda sebagai web developer bisa memilih warna dalam berbagai format, termasuk hexadecimal, RGB, HSV, YUV, dan HSL.
5. HTML Test

HTML-Test
HTML-Test
Dalam mengembangkan sebuah web, web developer tidak terlepas dari proses pengetesan web yang sedang dikembangkan. Dengan adanya aplikasi ini di ponsel Android Anda, Anda bisa dengan leluasa melakukan pengetesan
Leer Completo...

Tunanetra Sangat Terbantu oleh iPad

iPad
iPad - Komputer Tablet Layar Sentuh
iPad, begitulah salah satu perusahaan produsen komputer terbesar, Apple, memberi nama pada produk barunya seperti gambar yang bisa Anda lihat di samping. Berbagai fitur yang terkandung didalamnya disebut-sebut sangat user-friendly.
Dengan kemudahan inilah, The Royal National Institute of Blind People (RNIB), di Inggris, sampai memuji komputer tablet layar sentuh ini sebagai gagdet hebat bagi para tunanetra.
Seperti dikutip dari detikINet, “Berkenaan dengan aksesibilitas, Apple telah memiliki standarnya. Hal ini kemudian diikuti oleh perusahaan teknologi lain,” ungkap manager aksesibilitas digital di RNIB.
Mengapa demikian? Menurut Spinks, komputer tablet layar sentuh ini memiliki fitur-fitur yang memudahkan penggunanya dengan keterbatasan fisik. Dengan dukungan sebuah software voice-over, pengguna dapat merasa terbantu karena software ini akan menterjemahkan setiap kata yang muncul di layar dalam bentuk suara.
Fitur inipun sangat bermanfaat bagi para penggemar eBook, karena pengguna dapat mengunduh dan membaca puluhan judul bacaan di iBookstore Apple dengen bantuan terjemahan suara.
Leer Completo...

20 Cara Cepat Meningkatkan Ranking Alexa Situs Anda



Increase Alexa Ranking
Increase Alexa Ranking

Alexa.com merupakan anak perusahaan Amazon.com dan adalah sebuah situs web yang menyediakan informasi mengenai tingkat lalu lintas situs Web. Ranking Alexa diukur berdasarkan jumlah pengguna yang telah mengunjungi situs web dengan Alexa toolbar yang terinstal.
Pada artikel ini, saya akan mencoba membahas pentingnya Alexa Rank yang berkaitan dengan monetisasi situs secara singkat selain itu juga membahas beberapa kelemahan dalam menggunakan Alexa Rank untuk mengukur lalu lintas situs web apapun.
Saya akan memberikan 20 tips dan strategi yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan Alexa Rank Anda secara dramatis dalam jangka pendek dan panjang.
Apakah Alexa Rank?
Secara sederhana, Alexa Rank adalah sistem peringkat yang berbasis pada peringkat skema tingkat kunjungan ke situs dari jumlah orang yang mengunjungi situs web dengan Alexa toolbar yang terinstal.
Berikut adalah definisi Alexa Rank dari Alexa:
The traffic rank is based on three months of aggregated historical traffic data from millions of Alexa Toolbar users and is a combined measure of page views and users (reach). As a first step, Alexa computes the reach and number of page views for all sites on the Web on a daily basis.
The main Alexa traffic rank is based on the geometric mean of these two quantities averaged over time (so that the rank of a site reflects both the number of users who visit that site as well as the number of pages on the site viewed by those users)
Mengapa Anda ingin meningkatkan ranking Alexa situs Anda?
Webmaster, pengiklan dan jaringan iklan dengan menggunakan ranking Alexa situs Anda sebagai ukuran untuk menentukan nilai dari link di situs Web Anda.
Masalah dengan Alexa Rank
Situs yang memiliki webmaster yang banyak akan semakin meningkatkan ranking Alexa. Hal ini karena webmaster jauh lebih memungkinkan memiliki Alexa toolbar pada browsernya daripada situs yang pengunjung tidak mengenal Alexa sama sekali.
Karena itu, banyak yang menunjukkan bahwa Alexa adalah sebuah metode yang sangat akurat untuk mengukur pencapaian situs, lalu lintas situs dan juga potensial situs.
Alexa adalah cara konyol untuk mengukur lalu lintas web, tapi sayangnya dunia Alexa masih banyak digunakan oleh webmaster dan jaringan iklan untuk mengukur nilai iklan di sebuah situs.
20 Cara Meningkatkan Ranking Alexa Situs Anda
Berikut ini adalah sekumpulan metode yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan ranking Alexa situs Anda. Sebagian besar tips-tips ini berasal dari beberapa rekan webmaster.
1. Lakukan instalasi Alexa toolbar atau ekstensi SearchStatus di Firefox. Dan set situs Anda sebagai homepage di komputer Anda. Ada dua cara mudah menginstal alexa toolbar. Jika Anda menggunakan Internet Explorer, download Alexa Toolbar for Firefox atau SearchStatus extension yang akan menampilkan Alexa Rank, Google Rank, dan juga fitur-fitur berguna lain.
2. Pasang widget Alexa Rank di situs Anda. Menurut beberapa kalangan, bila widget itu diklik oleh pengunjung yang belum menginstal Alexa Toolbar, maka itu akan dihitung sebagai kunjungan tambahan.
3. Ajak teman-teman, sahabat, dan target pengunjung situs Anda untuk menginstal Alexa toolbar.
4. Bekerja di kator atau di warnet? Jika memungkinkan, lakukan instalasi Alexa toolbar pada semua komputer yang ada dan set situs Anda sebagai homepage-nya. Ini akan berguna jika IP yang digunakan bersifat dinamis.
5. Minta teman Anda untuk mereview dan meberikan rating profil situs Anda di Alexa. Memang belum ada bukti, namun mungkin saja cara ini bisa berguna.
6. Tulis artikel yang berhubungan dengan Alexa. Webmaster dan blogger senang mengetahui cara-cara meningkatkan Alexa-nya. Mereka akan membacklink tulisan Anda dan mengirimkan trafik. Ini secara langsung berdampak pada ranking Alexa situs Anda.
7. Pampang URL Anda di forum webmaster. Webmaster biasanya telah memasang Alexa toolbar di browser-nya dan jika mereka tertarik mengklik URL Anda, maka ini merupakan sebuah keuntungan bagi Anda.
8. Tulis artikel yang berhubungan dengan webmaster. Contohnya, topik SEO dan jual beli domain yang sangat diminati oleh kalangan webmaster (blogger atau pemilik situs). Promosikan artikel Anda pada forum webmaster dan situs jejaring sosial.
9. Gunakan Alexa redirects URL blog Anda. Coba buka halaman ini: http://redirect.alexa.com/redirect?www.doshdosh.com. Ganti doshdosh dengan URL situs Anda. Gunakan URL ini saat berkomentar dan juga signatur Anda di beberapa forum. Redirect ini akan menghitung alamat IP unik sekali sehari saja. Belum ada bukti resmi untuk cara ini, jadi gunakan secara hati-hati.
10. Aktif di situs atau forum Asian social networking. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa Asia Timur adalah pengguna Alexa toolbar yang sangat besar. Ini dibuktikan dengan beberapa blog atau situs dari Asia Timur yang masuk Alexa Top 500.
11. Buat sebuah halaman mengenai webmaster tools pada blog Anda. Ini merupakan magnet bagi webmaster untuk berkunjung berkali-kali ke blog Anda.
12. Daftar di Digg atau StumbleUpon. Kedua situs ini bisa mengirimkan puluhan ribu pengunjung bila artikel Anda tampil di halaman depan.
13. Gunakan PayperClick. Ini dilakukan dengan membayar iklan di Google atau yang lainnya.
14. Buat kategori Alexa di situs Anda dan gunakan ini untuk menyimpan artikel atau berita yang berkaitan dengan Alexa.
15. Optimalkan popular topik di situs Anda. Apakah Anda memiliki topik populer yang konsisten menerima trafik dari mesin pencari? Update postingan tersebut dengan mengklik ke postingan Alexa atau link internal ke URL Redirect Anda.
16. Beli iklan banner dan link dari forum. Jika iklan Anda menarik, ini akan secara signifikan meningkatkan ranking Alexa situs Anda.
17. Rekrut orang untuk mempromosikan situs Anda. Ini bisa dilakukan dengan membayar teman atau anggota forum untuk mempromosikan artikel Anda.
18. Bayar pemilik warnet untuk menginstall Alexa toolbar dan memasang situs Anda di semua komputer yang ada di warnet tersebut sebagai homepage.
19. Aktif di MySpace, Facebook, dan lainnya. Cara ini berhasil bagi sejumlah orang, namun banyak juga yang tidak berhasil.
20. Coba Alexa auto-surfs. Tools ini biasanya berguna bagi situs baru dan gunakan secara hati-hati.
Dari 20 cara meningkatkan alexa rank itu, mungkin hanya beberapa saja yang sesuai dengan Anda, baik dari segi waktu maupun biaya. Untuk meningkatkan alexa rank dalam jangka panjang, menurut saya Anda tetap harus membuat artikel yang bermanfaat bagi pengunjung blog Anda, sehingga pengunjung Anda banyak dan konsisten.
Leer Completo...

Fitur Baru di Microsoft Office 2010

Microsoft Office 2010
      Baru-baru ini Microsoft sebagai vendor pembuatan Microsoft Office, telah merilis Microsoft Office 2010 ke pasaran. Tentu saja banyak pihak bertanya-tanya apa sebenarnya yang menarik dari verti terbaru dari Microsoft Office tersebut. Selain banyak pembenahan yang dilakukan dari versi sebelumnya, Microsoft juga menawarkan Office Web Apps yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan sistem ini dengan berbasis web.
Berikut akan dipaparkan beberapa fitur baru yang disematkan Microsoft ke dalam Microsoft Office 2010:
1. Penyimpanan Dokumen
Anda bisa langsung mengunggah dokumen Anda ke account Windows Live SkyDrive dan mengaksesnya dari komputer lain darimana pun. SkyDrive menyediakan ruang sebesar 25 GB sebagai media penyimpanan online gratis, karena layanan ini terintegrasi dengan Office Web Apps. Anda dapat melihat dan mengedit dokumen-dokumen ini di mana saja menggunakan web browser tanpa membutuhkan Microsoft Office (bahkan pada Mac).
2. Video di Dalam Presentasi Anda
Anda dapat dengan mudah menambahkan video klip dari internet ke dalam presentasi PowerPoint Anda seperti video Flash dalam halaman web biasa. Caranya mudah sekali, hanya dengan menyalin kode embed dari YouTube (atau situs sharing video lainnya) dan menempelkannya pada bagian dimana saja pada slide Anda.
3. Quick Steps in Outlook
Gmail menyertakan fitur “Send dan Archive” yang bersifat multi-tasking. Ketika Anda mengklik tombol ini, pertama kali akan mengirim balasan dan kemudian tersimpan sebagai arsip hanya dengan satu kali klik. Dengan fitur baru “Quick Steps in Outlook“, Anda dapat menggunakan setiap item Outlook dengan sekali klik saja. Selain “Send dan Archive“, sebagai contoh lain adalah langkah cepat untuk “Send and Delete”, fitur ini yang akan menghapus email dari inbox Anda setelah Anda membalas email Anda.
4. Simpan Sebagai File PDF
Seluruh program Microsoft Office 2010 mempunyai fitur “built-in PDF writer”, sehingga  Anda dapat dengan mudah  menyimpan dokumen ke format PDF hanya dengan mengklik fitur tersebut. Anda tidak perlu lagi aplikasi PDF writer lain.
5. Cetak Dokumen
Microsoft telah merubah dialog box untuk mencetak dokumen dan hal ini merupakan peningkatan yang luar biasa. Sebagai contoh, Anda dapat melakukan setting printer (seperti margin halaman, dll) dan melihat perubahannya pada setiap halaman.
6. Broadcast Slideshows dalam PowerPoint
PowerPoint 2010 memungkinkan Anda untuk dapat memberikan presentasi secara online melalui web dan siapa pun di dunia dapat melihat presentasi Anda menggunakan web browser.
7. Video Editing dalam PowerPoint
Anda akan dimanjakan dengan fitur baru di PowerPoint 2010, karena Anda tidak perlu lagi membutuhkan aplikasi video editing ketika Anda ingin memotong video menjadi beberapa bagian. Pekerjaan ini bisa Anda serahkan kepada PowerPoint 2010.
8. Share Presentasi Sebagai Video
PowerPoint 2010 juga dapat mengubah presentasi Anda ke dalam bentuk file video yang dapat Anda unggah ke YouTube atau mendistribusikan pada media player portabel seperti iPod.
9. Built-in Screen Capture
Semua program Office 2010 sekarang tersedia screen clipping utility. Fitur ini akan secara otomatis mengambil screenshot dari semua aplikasi yang terbuka pada desktop Anda (tidak termasuk aplikasi yang di-minimize) dan Anda dapat memasukkannya langsung ke dalam dokumen Anda atau presentasi Anda. Bisa menggantikan peran aplikasi Snag-It di komputer Anda.
10. Outlook Social Connector
Bila Anda membuka pesan email dalam Outlook 2010, akan ditampilkan informasi terkait seperti attachments file, gambar,  meeting requests, dan semua pesan email sebelumnya yang mungkin ditukar dengan yang lain (seperti Xobni).
Leer Completo...

Mata Anak-anak Bisa Rusak Oleh Game Nintendo 3DS

Nintendo 3DS
Hati-hati dalam memainkan Nintendo 3DS
3DS baru-baru ini diluncurkan produsen konsol game ternama asal Jepang, Nintendo. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa 3DS aman untuk dimainkan oleh semua kalangan. Dibalik pernyataan tersebut, ternyata mereka tidak merekemondasikannya untuk dimainkan oleh anak di bawah usia 7 tahun. Konsol game genggam tiga dimensi (3D) ini ternyata dapat mempengaruhi fungsi mata.
Menurut Nintendo of America President, Reggie Fils-Aime, otot mata anak-anak di usia tersebut belum mampu menerima gambar 3D dengan baik. Atas dasar alasan inilah mengapa Nintendo 3DS tidak disarankan untuk dimainkan oleh anak di bawah usia 7 tahun.
Ternyata beliau juga percaya bahwa teknologi 3D yang ada di film saat ini pun bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mata anak-anak. “Industri film yang menggunakan teknologi 3D juga memberlakukan hal yang sama. Jadi, ini semacam protokol khusus,” ujar Fils-Aime.
Kalau dilihat dari target pasar yang dituju oleh Nintendo, konsol 3DS memang memiliki segmentasi pasar yang berbeda. Padahal pada kenyataannya, pengguna konsol game Nintendo adalah anak-anak.
Gambar tiga dimensi (3D) yang dihasilkan konsole game ini dapat dilihat tanpa menggunakan kacamata khusus, seperti beberapa konsol yang membutuhkan kacamata khusus untuk menampilkan gambar 3D.
Leer Completo...

Mudahnya Desain Aplikasi Android Menggunakan DroidDraw

Bagi Anda yang gemar membuat aplikasi berbasis Android, mungkin Anda sebelumnya merasa kerepotan dalam mendesain layout aplikasi yang Anda kembangkan. Nah, dengan kehadiran DroidDraw, pekerjaan yang merepotkan tersebut bisa diminimalisir, karena DroidDraw didesain sedemikian rupa sehingga memudahkan programmer dalam mendesain aplikasi Android.
Drag-n-drop merupakan salah satu fitur yang paling mengagumkan dari aplikasi ini. Dengan fitur ini, programmer hanya membutuhkan waktu sedikit untuk berimajinasi dengan mengandalkan tetikus di tangannya. Sebagai contoh, saya menggunakan DroidDraw dalam membuat aplikasi Pengiriman Data GET/POST Menggunakan Koneksi HTTP.
Jika desain sudah selesai dibuat, desain tersebut bisa langsung disimpan dalam format .xml, dan disimpan pada project Android yang tengah dikembangkan. Mari kita simak beberapa tampilan DroidDraw yang bisa menjadi senjata ampuh Anda dalam membuat aplikasi Android.
Splash Screen dari DroidDraw
Splash Screen dari DroidDraw
Man Screen dari DroidDraw
Man Screen dari DroidDraw
Fitur Drag-n-Drop
Fitur Drag-n-Drop
DroidDraw bisa Anda jalankan secara online di situs DroidDraw. Anda juga bisa mengunduh aplikasi ini disini (Mac OS XWindowsLinux).
Leer Completo...

Firefox 4 Beta 1 Sudah Dirilis

   Baru-baru ini Mozilla menginformasikan bahwa browser ciptaannya, Firefox 4 Beta 1 sudah dirilis. Sekilas versi terbaru Firefox ini terlihat seperti Google Chrome, dimana toolbar diminimalisasi.
Jika ingin mencobanya, unduh file instalasi disini. Seperti dikutip dari Mashable, Firefox terbaru ini sudah mendukung HTML5. Selain itu juga terdapat fitur-fitur baru, seperti dukungan terhadap HD video, WebSockets, dan juga pengembangan add-on via JetPack.
Dengan meminimalisir penggunaan toolbar, Firefox menyuguhkan tampilan hampir 100% layar komputer. Dengan begitu, para pengguna internet dapat dimanjakan dengan tampilan yang luas, seperti halnya Google Chrome.
Berikut adalah tampilan dari Mozilla Firefox 4 Beta 1.
Firefox4
Firefox4
Pengetesan yang dilakukan adalah membuka situs Gmail.com. Dibandingkan versi sebelumnya, proses membuka Gmail.com pada versi terbaru jauh lebih cepat. Silahkan mencoba!
Leer Completo...

Mengakses dan Menulis File Pada Android

Pengaksesan file tidak lepas dari sebuah bahasa pemrograman. Dalam mengembangkan sebuah aplikasi, terkadang kita memiliki kebutuhan untuk melakukan pengaksesan sebuah file, baik itu membaca isi dari file, maupun menyimpan data dalam bentuk file. Sebagai contoh, konfigurasi aplikasi yang dikembangkan disimpan dalam sebuah file, sehingga aplikasi akan membaca file konfigurasi tersebut terlebih dahulu sebelum melakukan proses yang lain.
Teman-teman mungkin sudah pernah membaca beberapa artikel mengenai Android lainnya. Artikel ini juga akan membahas mengenai cara mengakses dan menulis file menggunakan Android.
Menulis Data ke File
Kelas yang akan digunakan dalam penyimpanan file adalah FileOutputStream dan OutputStreamWriter. Android menyediakan fungsi openFileOutput() yang digunakan untuk membuat file. Coba perhatikan penggalan kode berikut:
// ##### Write a file to the disk #####
/*
 * We have to use the openFileOutput()-method the ActivityContext
 * provides, to protect your file from others and This is done for
 * security-reasons. We chose MODE_WORLD_READABLE, because we have
 * nothing to hide in our file
 */
FileOutputStream fOut = openFileOutput(path, MODE_WORLD_READABLE);
OutputStreamWriter osw = new OutputStreamWriter(fOut);

// Write the string to the file
osw.write(bodyOfFile);
/*
 * ensure that everything is really written out and close
 */
osw.flush();
osw.close();
Terdapat 4 mode yang bisa digunakan dalam pengaksesan file pada Android:
  1. MODE_APPEND / value = 32768 : akan digunakan oleh fungsi openFileOutput(String, int), jika file sudah ada maka penulisan data ke file yang sifatnya menambah data (tidak menghapus data terlebih dahulu).
  2. MODE_PRIVATE / value = 0 (default) : akan digunakan oleh fungsi openFileOutput(String, int), file yang dihasilkan hanya dapat diakses oleh aplikasi itu sendiri.
  3. MODE_WORLD_READABLE / value = 1 : file yang dihasilkan dapat dibaca oleh aplikasi yang lain.
  4. MODE_WORLD_WRITEABLE / value = 2 : file yang dihasilkan dapat ditulis oleh aplikasi yang lain.
Anda bisa menggunakan salah satu mode di atas tentunya disesuaikan dengan kebutuhan.
Membaca Data dari File
Kelas yang akan digunakan dalam penyimpanan file adalah InputStreamInputStreamReader dan BufferedReader. Android menyediakan fungsi openFileInput() yang digunakan untuk membaca file. Coba perhatikan penggalan kode berikut:
StringBuffer strBuff = new StringBuffer();

// ##### Read a file from the disk #####
/*
 * We have to use the openFileInput()-method the ActivityContext
 * provides, to open the file from disk.
 */
InputStream is = openFileInput(path);

if (is != null) {
 // prepare the file for reading
 InputStreamReader isr = new InputStreamReader(is);
 BufferedReader buff = new BufferedReader(isr);

 String line;

 // read every line of the file into the line-variable, on line
 // at the time
 while ((line = buff.readLine()) != null) {
  // do something with the settings from the file
  strBuff.append(line);
 }
}
Dari kedua penggalan kode program di atas, teman-teman bisa mengkombinasikan dengan aplikasinya masing-masing. Berikut saya sertakan contoh aplikasi untuk meulis dan membaca file.
Contoh Aplikasi
Berikut ini saya akan menuliskan kode program secara lengkap untuk menulis data ke file dan kemudian membacanya:
package com.secangkirkopipanas.android.apps;

import java.io.BufferedReader;
import java.io.FileOutputStream;
import java.io.InputStream;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.OutputStreamWriter;

import android.app.Activity;
import android.app.AlertDialog;
import android.content.DialogInterface;
import android.os.Bundle;
import android.util.Log;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.widget.Toast;

public class SavingFileActivity extends Activity {

 private Button btnSubmit = null;
 private Button btnQuit = null;
 private EditText txtName = null;

 private String fileName = "SampleSavingFile.txt";

 /** Called when the activity is first created. */
 @Override
 public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);

  // setting the view to our newly created layout
  setContentView(R.layout.main);

  txtName = (EditText) findViewById(R.id.txtName);

  // initializing button, including layout parameters
  btnSubmit = (Button) findViewById(R.id.btnSave);
  btnSubmit.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
   @Override
   public void onClick(View v) {
    doConfirm();
   }

  });

  btnQuit = (Button) findViewById(R.id.btnQuit);
  btnQuit.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
   @Override
   public void onClick(View v) {
    finish();
   }

  });
 }

 public void doConfirm() {
  AlertDialog alertDialog = new AlertDialog.Builder(this).create();
  alertDialog.setTitle("Sending Request");
  alertDialog
    .setMessage("This process will take few seconds. Are you sure want to save to file?");
  final String name = txtName.getText().toString();
  alertDialog.setButton("OK", new DialogInterface.OnClickListener() {
   @Override
   public void onClick(DialogInterface dialog, int which) {
    Log.i("onClick@doConfirm",
      "Click on 'save' button with txtName: " + name);

    if (saveFile(name, fileName)) {
     Toast.makeText(
       SavingFileActivity.this,
       "The file has been saved with name '" + fileName
         + "'", Toast.LENGTH_LONG).show();

     String fileContent = readFile(fileName);
     Toast.makeText(SavingFileActivity.this, fileContent,
       Toast.LENGTH_LONG).show();
    }
   }
  });
  alertDialog.setIcon(R.drawable.icon);
  alertDialog.show();
 }

 public boolean saveFile(String content, String path) {

  try { // catches IOException below
   final String bodyOfFile = new String(content);

   // ##### Write a file to the disk #####
   /*
    * We have to use the openFileOutput()-method the ActivityContext
    * provides, to protect your file from others and This is done for
    * security-reasons. We chose MODE_WORLD_READABLE, because we have
    * nothing to hide in our file
    */
   FileOutputStream fOut = openFileOutput(path, MODE_WORLD_READABLE);
   OutputStreamWriter osw = new OutputStreamWriter(fOut);

   // Write the string to the file
   osw.write(bodyOfFile);
   /*
    * ensure that everything is really written out and close
    */
   osw.flush();
   osw.close();

   return true;

  } catch (Exception e) {

   e.printStackTrace();
   Toast.makeText(SavingFileActivity.this, e.getMessage(),
     Toast.LENGTH_LONG).show();

   return false;
  }
 }

 public String readFile(String path) {

  try { // catches IOException below

   StringBuffer strBuff = new StringBuffer();

   // ##### Read a file from the disk #####
   /*
    * We have to use the openFileInput()-method the ActivityContext
    * provides, to open the file from disk.
    */
   InputStream is = openFileInput(path);

   if (is != null) {
    // prepare the file for reading
    InputStreamReader isr = new InputStreamReader(is);
    BufferedReader buff = new BufferedReader(isr);

    String line;

    // read every line of the file into the line-variable, on line
    // at the time
    while ((line = buff.readLine()) != null) {
     // do something with the settings from the file
     strBuff.append(line.trim());
    }
   }

   is.close();

   return strBuff.toString().trim();

  } catch (Exception e) {

   e.printStackTrace();
   Toast.makeText(SavingFileActivity.this, e.getMessage(),
     Toast.LENGTH_LONG).show();

   return null;
  }
 }
}
Lakukan kompilasi kode program di atas, dan jalankan. Teman-teman akan mendapatkan tampilan seperti berikut:




Selamat mencoba teman-teman, semoga berhasil.
Leer Completo...

Pengertian Teknologi dan Informasi

Senin, 22 Agustus 2011

Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel)
Leer Completo...

Mengakses dan menulis file pada android

Pengaksesan file tidak lepas dari sebuah bahasa pemrograman. Dalam mengembangkan sebuah aplikasi, terkadang kita memiliki kebutuhan untuk melakukan pengaksesan sebuah file, baik itu membaca isi dari file, maupun menyimpan data dalam bentuk file. Sebagai contoh, konfigurasi aplikasi yang dikembangkan disimpan dalam sebuah file, sehingga aplikasi akan membaca file konfigurasi tersebut terlebih dahulu sebelum melakukan proses yang lain.
Teman-teman mungkin sudah pernah membaca beberapa artikel mengenai Android lainnya. Artikel ini juga akan membahas mengenai cara mengakses dan menulis file menggunakan Android.
Menulis Data ke File
Kelas yang akan digunakan dalam penyimpanan file adalah FileOutputStream dan OutputStreamWriter. Android menyediakan fungsi openFileOutput() yang digunakan untuk membuat file. Coba perhatikan penggalan kode berikut:

// ##### Write a file to the disk #####
/*
 * We have to use the openFileOutput()-method the ActivityContext
 * provides, to protect your file from others and This is done for
 * security-reasons. We chose MODE_WORLD_READABLE, because we have
 * nothing to hide in our file
 */
FileOutputStream fOut = openFileOutput(path, MODE_WORLD_READABLE);
OutputStreamWriter osw = new OutputStreamWriter(fOut);
 
// Write the string to the file
osw.write(bodyOfFile);
/*
 * ensure that everything is really written out and close
 */
osw.flush();
osw.close();
Terdapat 4 mode yang bisa digunakan dalam pengaksesan file pada Android:
  1. MODE_APPEND / value = 32768 : akan digunakan oleh fungsi openFileOutput(String, int), jika file sudah ada maka penulisan data ke file yang sifatnya menambah data (tidak menghapus data terlebih dahulu).
  2. MODE_PRIVATE / value = 0 (default) : akan digunakan oleh fungsi openFileOutput(String, int), file yang dihasilkan hanya dapat diakses oleh aplikasi itu sendiri.
  3. MODE_WORLD_READABLE / value = 1 : file yang dihasilkan dapat dibaca oleh aplikasi yang lain.
  4. MODE_WORLD_WRITEABLE / value = 2 : file yang dihasilkan dapat ditulis oleh aplikasi yang lain.
Anda bisa menggunakan salah satu mode di atas tentunya disesuaikan dengan kebutuhan.
Membaca Data dari File
Kelas yang akan digunakan dalam penyimpanan file adalah InputStreamInputStreamReader dan BufferedReader. Android menyediakan fungsi openFileInput() yang digunakan untuk membaca file. Coba perhatikan penggalan kode berikut:
StringBuffer strBuff = new StringBuffer();
 
// ##### Read a file from the disk #####
/*
 * We have to use the openFileInput()-method the ActivityContext
 * provides, to open the file from disk.
 */
InputStream is = openFileInput(path);
 
if (is != null) {
    // prepare the file for reading
    InputStreamReader isr = new InputStreamReader(is);
    BufferedReader buff = new BufferedReader(isr);
 
    String line;
 
    // read every line of the file into the line-variable, on line
    // at the time
    while ((line = buff.readLine()) != null) {
        // do something with the settings from the file
        strBuff.append(line);
    }
}
Dari kedua penggalan kode program di atas, teman-teman bisa mengkombinasikan dengan aplikasinya masing-masing. Berikut saya sertakan contoh aplikasi untuk meulis dan membaca file.
Contoh Aplikasi
Berikut ini saya akan menuliskan kode program secara lengkap untuk menulis data ke file dan kemudian membacanya:
package com.secangkirkopipanas.android.apps;
 
import java.io.BufferedReader;
import java.io.FileOutputStream;
import java.io.InputStream;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.OutputStreamWriter;
 
import android.app.Activity;
import android.app.AlertDialog;
import android.content.DialogInterface;
import android.os.Bundle;
import android.util.Log;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.widget.Toast;
 
public class SavingFileActivity extends Activity {
 
    private Button btnSubmit = null;
    private Button btnQuit = null;
    private EditText txtName = null;
 
    private String fileName = "SampleSavingFile.txt";
 
    /** Called when the activity is first created. */
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
 
        // setting the view to our newly created layout
        setContentView(R.layout.main);
 
        txtName = (EditText) findViewById(R.id.txtName);
 
        // initializing button, including layout parameters
        btnSubmit = (Button) findViewById(R.id.btnSave);
        btnSubmit.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                doConfirm();
            }
 
        });
 
        btnQuit = (Button) findViewById(R.id.btnQuit);
        btnQuit.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                finish();
            }
 
        });
    }
 
    public void doConfirm() {
        AlertDialog alertDialog = new AlertDialog.Builder(this).create();
        alertDialog.setTitle("Sending Request");
        alertDialog
                .setMessage("This process will take few seconds. Are you sure want to save to file?");
        final String name = txtName.getText().toString();
        alertDialog.setButton("OK", new DialogInterface.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(DialogInterface dialog, int which) {
                Log.i("onClick@doConfirm",
                        "Click on 'save' button with txtName: " + name);
 
                if (saveFile(name, fileName)) {
                    Toast.makeText(
                            SavingFileActivity.this,
                            "The file has been saved with name '" + fileName
                                    + "'", Toast.LENGTH_LONG).show();
 
                    String fileContent = readFile(fileName);
                    Toast.makeText(SavingFileActivity.this, fileContent,
                            Toast.LENGTH_LONG).show();
                }
            }
        });
        alertDialog.setIcon(R.drawable.icon);
        alertDialog.show();
    }
 
    public boolean saveFile(String content, String path) {
 
        try { // catches IOException below
            final String bodyOfFile = new String(content);
 
            // ##### Write a file to the disk #####
            /*
             * We have to use the openFileOutput()-method the ActivityContext
             * provides, to protect your file from others and This is done for
             * security-reasons. We chose MODE_WORLD_READABLE, because we have
             * nothing to hide in our file
             */
            FileOutputStream fOut = openFileOutput(path, MODE_WORLD_READABLE);
            OutputStreamWriter osw = new OutputStreamWriter(fOut);
 
            // Write the string to the file
            osw.write(bodyOfFile);
            /*
             * ensure that everything is really written out and close
             */
            osw.flush();
            osw.close();
 
            return true;
 
        } catch (Exception e) {
 
            e.printStackTrace();
            Toast.makeText(SavingFileActivity.this, e.getMessage(),
                    Toast.LENGTH_LONG).show();
 
            return false;
        }
    }
 
    public String readFile(String path) {
 
        try { // catches IOException below
 
            StringBuffer strBuff = new StringBuffer();
 
            // ##### Read a file from the disk #####
            /*
             * We have to use the openFileInput()-method the ActivityContext
             * provides, to open the file from disk.
             */
            InputStream is = openFileInput(path);
 
            if (is != null) {
                // prepare the file for reading
                InputStreamReader isr = new InputStreamReader(is);
                BufferedReader buff = new BufferedReader(isr);
 
                String line;
 
                // read every line of the file into the line-variable, on line
                // at the time
                while ((line = buff.readLine()) != null) {
                    // do something with the settings from the file
                    strBuff.append(line.trim());
                }
            }
 
            is.close();
 
            return strBuff.toString().trim();
 
        } catch (Exception e) {
 
            e.printStackTrace();
            Toast.makeText(SavingFileActivity.this, e.getMessage(),
                    Toast.LENGTH_LONG).show();
 
            return null;
        }
    }
}
Leer Completo...

Winamp Music Track di GoogleTalk Tanpa Plugin

Anda pasti sudah mengetahui aplikasi messenger GoogleTalk, bukan? Pada dasarnya GoogleTalk sudah mendukung perubahan status sesuai dengan music track yang sedang aktif kita dengarkan. Tetapi hal ini hanya bisa kita lakukan jika kita menggunakan Windows Media Player, seperti contoh gambar berikut.
Nah, mungkin bagi Anda yang lebih menyukai Winamp sebagai Audio Player, hampir tidak pernah menggunakan Windows Media Player. Permasalahannya sekarang, bagaimana kita bisa mengintegrasikan Winamp dengan GoogleTalk tanpa menggunakan instalasi plugin tambahan.
Mudah saja, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Windows Explorer ke alamat C:\Program Files\Winamp,
  2. Buat suatu file teks kosong menggunakan Notepad, dan simpan file dengan nama ‘winamp.m3u‘.
  3. Restart aplikasi Winamp dan GoogleTalk Anda.
  4. Jalankan sebuah lagu di Winamp, dan pada GoogleTalk ganti status menjadi ‘Show current music track‘.
Ketika lagu berganti, status Anda juga akan berganti sesuai lagu yang sedang Anda mainkan. Selamat mencoba, semoga berhasil!
Leer Completo...

Google Apps: Government Edition

Sejak  diluncurkan hingga saat ini, Google Apps sudah memili 2 versi, yaitu Google Apps for Business dan Google Apps for Education. Kedua versi tersebut sudah banyak digunakan oleh beberapa sektor publik. Untuk memenuhi kebutuhan di bidang pemerintahan, Google meluncurkan Google Apps for Government.
Google menyebutkan bahwa edisi terbaru dari Google Apps ini merupakan aplikasi berbasis komputasi awan pertama yang akan menerima sertifikasi Federal Information Security Management Act (FISMA). Tujuannya yaitu tidak lain agar agen atau lembaga pemerintahan semakin terbiasa dalam mengadopsi Google Apps.
Agen dan lembaga pemerintahan tidak hanya diharuskan mengikuti standar protokol keamanan, tetapi tidak sedikit departemen pemerintahan membutuhkan laporan yang spesifik, mengumpulkan dan pengarsipan.
Peluncuran ini merupakan sebuah langkah besar yang diambil oleh Google dalam menawarkan sebuah produk kepada lembaga pemerintahan, sehingga semakin tampak di dunia maya
Leer Completo...

Mudahnya Desain Aplikasi Android Menggunakan DroidDraw

Bagi Anda yang gemar membuat aplikasi berbasis Android, mungkin Anda sebelumnya merasa kerepotan dalam mendesain layout aplikasi yang Anda kembangkan. Nah, dengan kehadiran DroidDraw, pekerjaan yang merepotkan tersebut bisa diminimalisir, karena DroidDraw didesain sedemikian rupa sehingga memudahkan programmer dalam mendesain aplikasi Android.
Drag-n-drop merupakan salah satu fitur yang paling mengagumkan dari aplikasi ini. Dengan fitur ini, programmer hanya membutuhkan waktu sedikit untuk berimajinasi dengan mengandalkan tetikus di tangannya. Sebagai contoh, saya menggunakan DroidDraw dalam membuat aplikasi Pengiriman Data GET/POST Menggunakan Koneksi HTTP.
Jika desain sudah selesai dibuat, desain tersebut bisa langsung disimpan dalam format .xml, dan disimpan pada project Android yang tengah dikembangkan. Mari kita simak beberapa tampilan DroidDraw yang bisa menjadi senjata ampuh Anda dalam membuat aplikasi Android.















DroidDraw bisa Anda jalankan secara online di situs DroidDraw. Anda juga bisa mengunduh aplikasi ini disini (Mac OS XWindowsLinux).
Leer Completo...

Diberdayakan oleh Blogger.

ShoutMix chat widget
[Clos]